Selasa, 14 Agustus 2018

ARAK OBOR ASIAN GAMES

    Cerita Ketua MPR Zulkifli Hasan Arak Obor Asian Games 2018

    • image_title

      Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (tengah) dan Ketua INASGOC, Erick Thohir (kanan).
    • SHARE
      VIVA – Kirab Obor Asian Games 2018 telah singgah di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, dipercaya menjadi tamu kehormatan untuk menyambut dan mengarak api obor.
      Zulkifli mengatakan bahwa perhelatan Asian Games 2018 ini harus didukung penuh. Apalagi, Indonesia sebagai tuan rumah, yang artinya seluruh perhatian dunia akan tertuju ke Indonesia. 
      "Selanjutnya, kita doakan dan dukung atlet-atlet Indonesia maksimal berlaga dan berprestasi dan mudah-mudahan bisa masuk 10 besar," kata Zulkifli dalam rilis yang diterima VIVA, Kamis 9 Agustus 2018. 
      "Dan mudah-mudahan atlet Lampung terutama di panahan dan angkat berat mampu menyumbangkan emas. Atlet-atlet daerah lain juga mudah-mudahan mampu menyumbangkan emas untuk Indonesia," kata Ketua Umum PAN ini. 
      Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (tengah) dan Ketua INASGOC, Erick Thohir (kanan).

Selasa, 07 Agustus 2018

HEADLINE NEWS

Gempa Lombok: Mengapa gempa terus terjadi di Indonesia?

gempa. lombok
Image captionPatahan aktif di utara Bali, Lombok, NTB, NTT dan Sumbawa adalah satu dari ratusan yang ada di Indonesia.
Gempa yang mengguncang Lombok membuat masyarakat kembali bertanya-tanya seberapa besar potensi bencana alam ini terjadi di Indonesia?
Apalagi jika melihat ke belakang, utamanya mengaca pada kejadian gempa yang menyebabkan tsunami di Aceh pada tahun 2004 ataupun di Padang pada tahun 2009.
Para ahli mengatakan, apabila dilihat secara geologi, baik dari lempengan dan patahan yang ada, gempa memang sudah pasti akan terjadi di Indonesia.
"Wilayah Indonesia itu sangat berpotensi terjadi gempa bumi karena posisinya yang berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu Eurasia, Indoaustralia dan Pasifik.
"Dari tumbukan ini terimplikasi adanya sekitar enam tumbukan lempeng aktif yang berpotensi memicu terjadinya gempa kuat," kata Dr Daryono kepala bidang informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Wilayah Indonesia juga sangat kaya dengan sebaran patahan aktif atau sesar aktif. Ada lebih dari 200 yang sudah terpetakan dengan baik dan masih banyak yang belum terpetakan sehingga tidak heran jika wilayah Indonesia itu dalam sehari itu lebih dari 10 gempa yang terjadi," Daryono menambah